Kamis, 30 Agustus 2012

Kalah di AS Tak Pengaruhi Samsung di Indonesia

Sengketa paten Apple dengan Samsung dalam beberapa kategori produk membuat Samsung harus segera melakukan langkah cepat. Dengan kekalahan pada sengketa paten pekan lalu di Amerika Serikat, Samsung mengaku akan terus fokus dalam melakukan inovasi.

"Ini dijadikan pelajaran bagi Samsung untuk lebih cepat dalam melakukan inovasi. Sebab kami mengutamakan kosumen," kata Andreas Moritz Rompis, Vice President of Samsung Mobile, PT. Samsung Electronics Indonesia di sela-sela Peluncuran Samsung Galaxy Note 10.1 di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis 30 Agustus 2012.

Andreas mengatakan kekalahan Samsung tidak berpengaruh bagi pasar produk Samsung di Indonesia. "Sama sekali kami tidak melihat ini menjadi suatu problem di Indonesia maupun di negara lain, karena ini terjadi di Amerika," ujarnya.
Ia mengatakan, produk Galaxy S III, malah menunjukkan tren yang positif dan semakin berpotensi menguasai pasar. Namun sayangnya ia tidak membeberkan lebih detail berapa angka penjuakan S III.

Ia justru mengkhawatirkan, akibat keputusan paten di Amerika Serikat membuat keragaman pilihan gadget semakin sulit didapatkan.

"Yang kami prihatin, masyarakat Amerika Serikat nantinya untuk punya gadget yang baik, jadi lebih mahal," katanya.
From : VIVAnews

Bermain Piano Mengasah Otak

Piano menjadi salah satu jenis alat musik yang baik untuk meningkatkan kemampuan otak.
Para peneliti di University College London dan University of Newcastle menemukan adanya perubahan struktural otak pada pemain piano profesional.
Menggunakan scan otak, peneliti melihat terjadinya perubahan pada materi daerah abu-abu (sel-sel saraf di mana mengolah informasi) dan materi abu-abu (hubungan antara sel-sel) dalam hippocampus, sebuah area di otak yang mengatur memori dan navigasi.
Perubahan yang terjadi pada otak tidak berkaitan dengan usia atau keahlian bermusiknya. Nmaun, lebih berkaitan dengan seberapa lama seseorang memainkan piano.
Penelitian sebelumnya dari Northwestern University baru-baru ini juga telah menunjukkan manfaat bermain alat musik bagi otak.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa belajar bermain musik di usia masih kecil berkontribusi pada pendengaran yang menjadi lebih baik di usia tua dan meningkatkan kemampuan belajar seumur hidup.
From : Yahoo

Rabu, 29 Agustus 2012

5 Film dengan Nasehat Terbaik

Film No. 5 — Viola Davis dalam ‘The Help’
Karakter yang diperankan Viola, Abilane Clark, menggambarkan wanita yang berhasil bertahan di sebuah lingkungan yang penuh fanatisme dan penindasan dengan kepercayaan diri yang luar biasa juga elegan. Tapi, ketika atasannya yang kejam dan suka merendahkan melakukan penindasan yang sudah keterlaluan, Abilene menemukan kekuatan dan akhirnya bangkit melawan.

Pelajaran: Jika atasan mencoba membuat Anda merasa tidak berharga, Anda tidak harus terus menerima perlakuan itu. Hadapi dengan bermartabat, penuh keyakinan dan berkelas. Tidak ada pekerjaan yang sebanding dengan perlakuan seperti itu.

Film No. 4 — Sigourney Weaver dalam ‘Alien’
Di dalam sebuah bencana global, karakter yang diperankan Sigourney dengan berani melawan ratu alien yang menakutkan, dan berujar dengan kutipan terkenal, "Get away from her, you B…!" 
Pelajaran: Saat merasa masalah Anda terlalu sulit diatasi, apakah gara-gara alien raksasa yang ingin menghancurkan dunia atau pelecehan di tempat kerja, film itu menunjukan bahwa jauh di dalam diri kita, semua orang memiliki kekuatan untuk menghadapi apa pun. Orang yang tidak diperhitungkan dapat menjadi pemenang.
Film No. 3 — Holly Hunter dalam ‘Broadcast News’
Karakter yang diperankan Holly, Jane Craig, adalah orang yang cemerlang, wanita ambisius di dalam dunia Television News yang didominasi kaum pria. Di bawah tekanan sehari-hari yang luar biasa dari pengaturan ego, banyaknya opini-opini, pekerjaan berat dalam membuat sebuah program TV yang bagus serta kehidupan pribadi yang bermasalah, Anda dapat melihat karakternya menyendiri di kamar mandi hanya untuk menangis. Tak terkalahkan, dia mengumpulkan rasa percaya dirinya dan bangkit untuk tampil dalam performa terbaik, hal yang membuat kagum rekan-rekan prianya.

Pelajaran: Menangislah walaupun hanya sesaat. Anda tidak harus menjadi wanita super. Jika merasa masalah yang Anda alami terlalu besar, tidak masalah untuk menyalurkan emosi secara tertutup. Lalu fokuskan diri Anda, kembali bekerja dan tunjukan kepada mereka bagaimana Anda menyelesaikan pekerjaan dengan baik!

Film no.2 — Meryl Streep di ‘The Devils Wears Prada’
Di dalam film ini kita melihat karakter Anne yang anti-fashion mengejek Miranda Priestly ketika berdebat soal dua ikat pinggang berwarna biru yang serupa. Bukannya tersinggung atau marah, Miranda malah dengan tenang dan secara teratur menjelaskan tentang rumitnya industri fashion, yang secara cemerlang mengungkapkan ketidaktahuan Anne di ruangan tersebut.

Pelajaran: Hilangkan kesombongan. Ikuti nasihat atasan Anda, terkadang Anda tidak mengetahui apa pun.

Film No. 1 — Frances McDormand dalam ‘Fargo’
Dalam dunia kerja yang suram, karakter yang diperankan Frances tidak pernah kehilangan selera humornya serta mampu menyeimbangkan kehidupan di rumahnya sambil mengetahui dengan pasti apa yang terjadi di tempat kerja. Namun, alasan mangapa film ini menjadi pilihan pertama Christy adalah adegan ketika karakter itu mewawancarai karakter yang diperankan oleh William H Macy saat berada di tempat penjualan mobil. 

Berbicara dengan lembut dan dalam keadaan hamil besar, sebuah penampilan yang dapat dianggap sebagai kelemahan di dalam lingkungan kerjanya, tetapi karakter Frances malah menggunakannya sebagi keuntungan untuk mendapatkan apa yang ia butuhkan dari orang yang diwawancarai.

Pelajaran: Anda tidak harus menjadi agresif untuk mendapatkan hal yang Anda inginkan. Terkadang dengan menjadi sopan dan membiarkan orang lain menurunkan pertahanan mereka bisa lebih efektif dibandingkan dengan memaksa mereka.

Produk-Produk Apple dengan "Jeroan" Samsung


Meskipun kalah besar dari Apple dalam sengketa paten di pengadilan di San Jose, Amerika Serikat, Samsung dikabarkan tidak berniat memotong distribusi komponen ke rival beratnya tersebut.

Sebabnya, dua raksasa elektronik ini saling membutuhkan. Samsung bisa merugi miliaran dollar AS jika mencabut suplai komponen ke saingannya itu, sementara Apple bakal kesulitan memenuhi permintaan atas produk-produknya.

Lalu, apa saja produk Apple yang memakai komponen-komponen buatan Samsung? Berikut beberapa di antaranya, seperti dikutip dari situs teknologi Mashable:

1. New iPad
newipad
(Gambar: mashable.com)

Salah satu dari produk-produk terkini Apple yang menggunakan komponen buatan Samsung. Menurut situs iFixIt.com, Samsung berada di balik layar "retina display" berukuran 9,7 inci pada New iPad.

2. iPad 2 versi WiFi
ipad2wifi
(Gambar: mashable.com)

Tablet ini memakai prosesor dual-core Apple A5 berkecepatan 1 GHz, diperkuat RAM 512 MB yang tak lain berasal dari Samsung.

3. iPhone 4S
iphone4s
(Gambar: mashable.com)

Sama seperti iPad2, Apple pun menanamkan memori DDR2 bikinan Samsung pada smartphonepopuler ini.

4. iPhone 3G
iphone3g_0
(Gambar: mashable.com)

Meskipun ditempeli logo Apple, prosesor utama berbasis ARM pada iPhone lawas ini diproduksi oleh pabrik Samsung.

5. iPod Touch Generasi Ketiga
ipodtouch
(Gambar: mashable.com)

Prosesor ARM pada gadget pemutar musik dan video populer ini juga bikinan Samsung.

6. MacBook Air
macbookair
(Gambar: mashable.com)

Kagum dengan kinerja laptop tipis MacBook Air yang sangat responsif dan kencang? Itu berkat media penyimpanan Solid State Disk (SSD) besutan Samsung yang tertanam di dalamnya.

7. MacBook Pro dengan Retina Display
macbookpro
(Gambar: mashable.com)

SSD supercepat buatan Samsung juga dipakai di laptop andalan Apple yang baru dirilis Juni lalu ini.

Analis KDB Daewoo Securities James Wong menuturkan bahwa Apple membutuhkan Samsung untuk bisa membuat iPhone dan iPad. "Samsung adalah penyalur tunggal untuk prosesor-prosesor Apple. Tanpanya, Apple tak bisa membuat produk-produk ini," ujar Wong kepadaReuters, seperti dikutip kembali oleh Mashable.

Demikian berlaku sebaliknya, Apple adalah mitra bisnis penting buat Samsung yang penjualan komponennya diprediksi naik menjadi 13 miliar dollar AS pada 2013. "Samsung akan mempertimbangkan banyak opsi untuk meningkatkan bisnis komponennya dan menekan Apple. Apple pun sadar tentang ini."
From : Kompas.com

Kalah dari Apple, Samsung Bisa Segera Bangkit

Penilaian Dewan Juri di Pengadilan Amerika Serikat, yang menyebut Samsung melanggar beberapa paten Apple, belum mencapai keputusan final. Kekalahan ini diprediksi tidak membuat Samsung terpuruk, dan Samsung akan segera mengambil langkah untuk "bangkit."

Salah seorang anggota juri persidangan di AS, Manuel Ilagan, menilai Samsung dapat segera memulihkan diri. "Saya yakin Samsung dapat segera pulih dan melakukan desain sendiri. Ada cara lain untuk merancang ponsel," kata Ilagan, seperti dikutip dari CNet.

Hal serupa diungkapkan Analis Seo Won Seok dari Korea Investment & Securities. "Samsung telah melakukan banyak perubahan pada produk barunya, sejak gugatan pertama Apple diajukan lebih dari setahun lalu. Samsung akan membuat perubahan lagi atau bisa juga mengambil langkah menaikkan harga produk untuk menutupi pembayaran paten," ucap Seok kepadaReuters.

Kebanyakan produk Samsung yang dianggap melanggar paten Apple adalah produk lawas. Banyak produk terbaru Samsung yang telah melepas nuansa desain persegi panjang dan sudut membulat, yang selama ini diklaim Apple sebagai ciri khas iPhone.

Keputusan juri yang menilai Samsung melanggar paten Apple dan harus membayar denda 1.051 miliar dollar AS (sekitar Rp 9 triliun), belum disetujui oleh Hakim Lucy Koh yang memimpin persidangan.

Pada sidang lanjutan tanggal 20 September mendatang, Samsung akan mengajukan banding. Perseteruan antar keduanya bisa berlarut-larut.

Dalam sebuah pernyataan, pihak Samsung mengatakan keputusan juri tersebut merupakan kekalahan bagi konsumen di AS. Menurut Samsung, keputusan ini berpotensi mendorong harga produk alat komunikasi pintar (smartphone dan tablet) menjadi lebih mahal karena variasi produk yang semakin sedikit.

"Ini bukan keputusan akhir dalam kasus ini atau dalam pertempuran di pengadilan, dan pengadilan lain di seluruh dunia, yang di antaranya telah menolak banyak klaim dari Apple," ujar pihak Samsung.

From : Kompas.com

Bulan Biru Bisa Disaksikan Jum'at Malam

Fenomena unik bernama Bulan Biru bisa disaksikan pada akhir pekan ini, tepatnya 31 Agustus 2012 malam. Seperti pengamatan Bulan biasa, fenomena ini bisa dilihat dengan mata telanjang.

Mutoha Arkanuddin dari Jogja Astro Club (JAC) Selasa (28/8/2012) mengatakan, "Bulan purnama kedua yang terjadi pada bulan kali ini dikenal sebagai Blue Moon adalah sebuah kejadian yang termasuk langka."

Langkanya fenomena tersebut melatarbelakangi munculnya ungkapan "once in a blue moon". Dalam arti sebenarnya, fenomena Bulan Biru muncul setiap 3 tahunan. Ini disebabkan oleh lunasi Bulan yang lamanya 29,5 hari sementara satu bulan dalam kalender masehi ada yang 31 hari.

Pada Jumat nanti, purnama kedua atau Bulan Biru akan bisa disaksikan mulai pukul 20.59 WIB. "Waktu terbaik untuk pengamatan adalah di langit timur sekitar pukul 21.00 saat posisi bulan cukup nyaman untuk dipandang," jelas Mutoha.

Menurut Mutoha, saat purnama merupakan saat yang tepat untuk mengamati permukaan Bulan. Pasalnya, pada saat itu seluruh permukaan Bulan yang menghadap ke Bumi disinari oleh Matahari. Pola gambar yang ada di permukaan Bulan bisa dilihat dengan mata telanjang.

"Ada yang mengatakan mirip gambar wanita, gambar kepiting, mirip gambar wayang, anak burung atau mirip gambar kelinci. Anak saya menyebutnya mirip dinosaurus," papar Mutoha. Mana yang benar, setiap orang bisa menilaianya lewat pengamatan. 

Meski fenomenanya bernama Bulan Biru, tak berarti saat itu Bulan berwarna biru. Bulan Biru di sini hanyalah kiasan untuk menggambarkan jarangnya kejadian itu. Istilah Bulan biru sendiri muncul karena sejarah dimana saat purnama kedua terjadi, ada kebakaran yang menghasilkan asap sehingga Bulan saat itu berwarna biru.

Mau mengamatai Bulan Biru? Keluarlah pada Jumat malam dan cari lokasi yang tepat. Siapa tahu, Bulan nanti akan berwarna biru karena suatu sebab, mewujudkan fantasi tentang Bulan berwarna biru. 

Bulan yang nyata berwarna biru pernah terjadi sebelumnya. Saat Gerhana Bulan tanggal 9 Desember 1992 misalnya, bulan berwarna kebiruan akibat pengaruh letusan Gunung Pinatubo. Bulan saat gerhana yang berwarna biru juga teramati dari Gombong pada gerhana tanggal 10 Desember 2011 lalu.

From : Kompas.com

Bulan Biru dan Matahari Lavender


Letusan Krakatau pada Senin 27 Agustus 1883 memang dahsyat. Kekuatan letusan gunung berapi tersebut mencapai 100 megaton bom nuklir dan 13.000 kali bom atom Hiroshima dan Nagasaki. Letusan juga terdengar hingga sejauh 600 km sekeras meriam. Abu vulkaniknya mencapai stratosfer dan bertahan bertahun-tahun sesudahnya.
Satu hal yang jarang diuraikan adalah akibat letusan Krakatau pada warna Bulan dan Matahari. Situs NASA menjelaskan, selama bertahun-tahun setelah letusan itu, Bulan setiap malam selalu hadir dalam warna biru. Abu dari Krakatau juga menyebabkan Matahari berwarna lavender atau keungu-unguan serta pertama kalinya, awan noctilucent.
Komposisi pasrtikel atau zat pengotor di atmosfer memang mempengaruhi warna benda-benda langit dari permukaan Bumi. Misalnya, saat Gerhana Bulan Total terjadi, di mana Bumi, Bulan, dan Matahari berada di satu garis lurus. Kondisi ini menyebabkan Bulan tidak menerima cahaya langsung dari Matahari. Andai Bumi tak memiliki atmosfer, Bulan akan lenyap dari pandangan saat gerhana. Namun, karena bulan memilikinya, biasanya Bulan akan berwarna jingga, kekuningan, atau kemerah-merahan.
Jika atmosfer relatif bersih dari partikel debu, pantulan cahaya warna biru akan terserap atmosfer dan warna merah yang paling banyak dihamburkan. Gelombang warna merah ini yang lalu diteruskan Bulan ke permukaan Bumi, membuat manusia di Bumi melihat warna tersebut.
Debu vulkanik bisa "mengubah" warna yang biasanya merah menjadi biru. Partikel debu vulkanik bisa memiliki ukuran sebesar 1 mikron. Ini menyebabkan cahaya biru adalah yang paling banyak dihamburkan sehingga Bulan pun berwarna biru. Dalam kasus Matahari, penghamburan sinarnya juga mengakibatkan tampaknya warna lavender.
Akibat letusan Krakatau, Bulan bertahan berwarna biru selama dua tahun. Selain Krakatau, letusan gunung yang juga mengakibatkan Bulan Biru adalah Gunung St Helen pada tahun 1980, El Chicon pada tahun 1953, dan Pinatubo tahun 1991.
Astronom Ma'rufin Sudibyo mengatakan, debu vulkanik memang bisa mengakibatkan perubahan intensitas dan warna Bulan serta Matahari. Dalam kasus tertentu, Bulan bisa benar-benar lenyap saat gerhana. Matahari juga berkurang intensitasnya hingga mencapai ambang batas kebutuhan untuk fotosintesis tumbuhan jika pengotoran yang terjadi kelas berat.
Ma'rufin saat dihubungi Sabtu (10/12/2011) mengatakan, "Secara teori, kalo atmosfernya kotor, kemampuannya untuk menghamburkan cahaya Matahari berkurang. Cahaya merah, yang seharusnya paling banyak dihamburkan dan bisa melintasi kerucut umbra dan jatuh di permukaan Bulan, menjadi sangat berkurang. Akibatnya tak ada cukup cahaya di permukaan Bulan saat totalitas terjadi sehingga Bulan jadi benar-benar gelap."
"Misalnya letusan gunung Agung 1963, membuat gerhana Bulan di tahun berikutnya benar-benar gelap saat totalitas terjadi. Gunung Agung mengeluarkan 300 juta meter kubik magma," sambung Ma'rufin. Letusan Krakatau, El Chicon dan Pinatubo pun juga awalnya mengakibatkan hal serupa. Debu Pinatubo dinyatakan seudah mengendap tahun 1997 sehingga kini tak ada efek lagi karenanya.
Letusan Merapi dan Eyjafjallajokul di Islandia dan Merapi di Yogyakarta tahun lalu, kata Ma'rufin, secara akumulatif juga menyemburkan 300 juta meter kubik abu vulkanik ke lingkungan. Namun, masih merahnya Bulan saat gerhana Sabtu malam membuktikan bahwa aktivitas dua gunung berapi tersebut tak berpengaruh pada warna Bulan saat gerhana.
Soal berkurangnya intensitas cahaya Matahari, Krakatau, Tambora, Pinatubo, dan Gunung Agung adalah beberapa yang menyebabkan pengotoran kelas berat. Saat Pinatubo meletus 9 Juni 1991 dengan energi setengah Krakatau, 15 persen cahaya Matahari terhambat. Sementara, hambatan akibat Gunung Agung yang meletus tahun 1961 adalah 9 persen dan hambatan oleh Tambora yang meletus tahun 1815 adalah 25 persen.
"Yang paling fenomenal ya Toba 75.000 tahun silam, jumlah cahaya yang diteruskan ke permukaan Bumi hanya 0,001  persen alias setara cahaya Bulan purnama dan di bawah ambang batas kerja fotosintesis," ungkap Ma'rufin. Letusan Tambora, Krakatau, dan Toba pun tercatat mempengaruhi cuaca, menyebabkan volcanic winterm, serta tahun tanpa musim panas di negara subtropis.

From : Kompas.com